Review Brazil (1985) Dir. Terry Gilliam
Warning : This review may contain spoilers.
3 kata : Seru, Aneh, Meledak
Brazil menceritakan tentang seorang pria bernama Sam Lowry yang sering memimpikan dirinya tengah menyelamatkan seorang wanita cantik yang layak ia perjuangkan. Saat Sam bertemu dengan sosok yang dimimpikannya di dunia nyata, ia dengan bersusah payah agar dapat memikat hati wanita tersebut.
Review :
First impression menonton film ini saya merasa film ini merupakan film yang absurd dan liar (digambarkan dengan berbagai karakter yang wajah dan vibes nya serem-serem gitu, kecuali tokoh utama yang wajahnya paling normal).
Unsur ledakan di film ini juga bisa dibilang banyak banget, setiap beberapa menit pasti ada aja ledakan, dan suaranya sangat jomplang dengan suara dialognya, yang buat saya naik turunin volume terus (dikecilin nggak kedengaran dialog, dikencengin malah kegedean pas ada ledakan).
Kalau dari segi cerita saya nggak sepenuhnya paham apa yang dibicarakan, tapi kalau secara keseluruhan masih bisa dipahami lah, terlebih ini ada unsur action nya gitu jadi rasanya seru aja untuk ditonton, nggak boring dan feels entertaining.
Karakter favorit saya di film ini tentu saja Harry Tuttle yang diperankan oleh kakek De Niro. Beliau kocak banget disini, biasanya liat dia jadi mafia atau jadi lonely man, di film ini jadi teman sekaligus penyelamat Sam Lowry, ditambah kostum dan tingkah nya yang lucu banget.
Saya juga suka sama karakter utama, Sam Lowry, yang gigih banget ngelakuin apa aja biar berhasil deketin Jill (wanita idamannya), dan saya senang ketika akhirnya mereka dapat bersatu di ending film.
Beberapa adegan bisa dibilang jenius, kayak ada aja gitu idenya, apalagi pas Tuttle tuker pipa saluran sama pas Sam masukin kode rahasia buat naik lift, bikin terkagum sih itu.
Saya paling suka sama dunia di film ini, kayak menarik aja dari segi production design, sampai penasaran kalau set kayak gitu ada di dunia nyata, menarik sepertinya. Oh iya, sinematografi nya juga enak dilihat, tipe yang vivid dan serasa mimpi gitu, cocok sama taste saya.
Oh iya film ini juga fokusnya soal terorisme, saya cuma nangkep itu cuma garis besarnya aja, nggak terlalu paham sebenarnya siapa dibalik terorisme tersebut, siapa aja korbannya, dan alasan penangkapan korban tersebut. Yang jelas nanti bakal rewatch biar makin paham.
Overall Brazil merupakan film yang fun untuk ditonton, layaknya film Christmast yang ada di tv. Meskipun nggak paham sama isu terorisme yang dibawakan, setidaknya ini menarik untuk diikuti, tidak lupa sinematografi yang enak dipandang sehingga tidak bosan ketika menontonnya, poin plus pokoknya.

.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar